Bau mulut setelah makan pete bisa mengganggu. Ketahui cara membersihkan mulut, gigi, dan lidah setelah makan pete serta kapan perlu periksa ke dokter gigi.

Gampang! Ini 7 Cara Menghilangkan Bau Mulut Setelah Makan Pete

Artikel ini ditinjau oleh: drg. Dickson Benellie, Sp.Perio, FICD

Cara menghilangkan bau mulut setelah makan pete yang paling penting adalah membersihkan sisa makanan dari mulut. Minum air putih, sikat gigi, bersihkan sela gigi, dan jangan lupa membersihkan lidah. Jika kamu sedang di luar rumah dan belum bisa menyikat gigi, permen karet bebas gula dapat menjadi solusi sementara.

Namun, ada satu hal yang sering terlewat, yaitu bau yang terasa setelah makan pete belum tentu hanya berasal dari aroma makanan. Sisa makanan, plak, bakteri pada permukaan lidah, hingga masalah gigi dan gusi juga bisa memperparah bau mulut.

American Dental Association (ADA) menjelaskan bahwa senyawa sulfur volatil atau volatile sulfur compounds merupakan salah satu faktor utama pada bau mulut. Senyawa ini dapat terbentuk dari pemecahan makanan, plak gigi, dan aktivitas bakteri yang berkaitan dengan masalah kesehatan mulut.

Kenapa Setelah Makan Pete Mulut Bisa Bau?

Pete termasuk makanan dengan aroma yang kuat. Setelah dimakan, aroma makanan dapat bertahan sementara di dalam mulut.

Masalahnya, bau tersebut bisa terasa lebih kuat jika masih ada sisa makanan di sela gigi, plak menumpuk, lidah tidak dibersihkan, atau produksi air liur sedang berkurang.

Karena itu, menyamarkan bau dengan permen mint saja belum tentu cukup. Yang lebih penting adalah membersihkan rongga mulut dari sisa makanan dan plak yang dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri.

7 Cara Menghilangkan Bau Mulut Setelah Makan Pete

1. Minum air putih

Setelah makan pete, minum air putih dapat membantu membersihkan sisa makanan yang masih berada di dalam mulut.

Air juga membantu menjaga kondisi mulut agar tidak terlalu kering. Mulut kering sendiri dapat menjadi salah satu kondisi yang berkaitan dengan bau mulut. NHS memasukkan mulut kering sebagai salah satu kemungkinan penyebab bau mulut.

2. Sikat gigi dengan benar

Jika memungkinkan, sikat gigi setelah makan untuk membersihkan sisa makanan dan plak.

Untuk kebiasaan sehari-hari, NHS merekomendasikan menyikat gigi dan gusi setidaknya dua kali sehari selama sekitar dua menit menggunakan pasta gigi berfluoride.

Jangan menyikat terlalu keras karena tujuan utamanya adalah membersihkan permukaan gigi, bukan menggosok gusi sekuat mungkin.

3. Bersihkan sela-sela gigi

Sikat gigi tidak selalu bisa menjangkau sela gigi dengan baik.

Gunakan dental floss atau interdental brush untuk membersihkan bagian yang sulit dijangkau. Membersihkan sela gigi setidaknya sekali sehari juga termasuk rekomendasi NHS untuk membantu menjaga kebersihan mulut dan mengurangi risiko bau mulut.

4. Jangan lupa membersihkan lidah

Sudah sikat gigi tetapi bau pete masih terasa?

Coba periksa lidah.

Permukaan lidah dapat menjadi tempat menumpuknya sisa makanan dan bakteri. Karena itu, bersihkan lidah secara perlahan menggunakan tongue scraper atau pembersih lidah.

NHS juga merekomendasikan membersihkan lidah satu kali sehari sebagai bagian dari kebersihan mulut.

5. Gunakan mouthwash bila diperlukan

Mouthwash dapat membantu, tetapi fungsinya perlu dibedakan.

Menurut ADA, mouthwash kosmetik pada dasarnya hanya membantu menutupi bau untuk sementara. Sementara itu, beberapa therapeutic mouthrinse memiliki bahan aktif yang ditujukan untuk membantu mengontrol plak, gingivitis, atau bau mulut.

Artinya, jangan menjadikan mouthwash sebagai pengganti sikat gigi dan membersihkan sela gigi.

6. Kunyah permen karet bebas gula

Kalau kamu sedang di luar rumah dan belum bisa sikat gigi, permen karet bebas gula bisa menjadi pilihan praktis.

NHS juga memasukkan sugar-free mint atau chewing gum sebagai salah satu cara yang dapat dicoba setelah mengonsumsi makanan dan minuman dengan aroma kuat.

Tetapi anggap ini sebagai solusi sementara. Setelah memungkinkan, tetap bersihkan gigi dan lidah dengan baik.

7. Bersihkan mulut secara menyeluruh, bukan hanya menutupi aromanya

Beberapa makanan atau minuman mungkin membuat mulut terasa lebih segar setelah makan pete. Namun, prioritasnya tetap membersihkan penyebab bau yang bisa berada di dalam rongga mulut.

Urutannya bisa dibuat sederhana:

PrioritasYang Bisa Dilakukan
1Minum air putih
2Sikat gigi
3Bersihkan sela gigi
4Bersihkan lidah
5Gunakan permen karet bebas gula bila belum bisa membersihkan gigi
6Mouthwash dapat digunakan sebagai tambahan bila sesuai kebutuhan

Kenapa Bau Mulut Masih Ada Meski Sudah Sikat Gigi?

Jika bau masih ada setelah menyikat gigi, penyebabnya bisa berada di bagian yang belum dibersihkan, misalnya permukaan lidah atau sela gigi.

Namun, jika bau mulut sering muncul bahkan saat kamu tidak makan pete, sebaiknya jangan terus menyalahkan makanan.

Bau mulut juga dapat berkaitan dengan masalah pada gigi atau gusi, termasuk gigi berlubang, infeksi, atau penyakit gusi. NHS menyebut masalah gigi dan gusi sebagai salah satu penyebab bau mulut.

National Institute of Dental and Craniofacial Research (NIDCR) juga mencantumkan persistent bau mulut sebagai salah satu gejala yang dapat ditemukan pada penyakit periodontal atau penyakit gusi.

Kapan Bau Mulut Perlu Diperiksa ke Dokter Gigi?

rekomendasi klinik gigi dokter ortodonti

Bau setelah makan pete biasanya berkaitan dengan makanan dan kebersihan mulut. Tetapi sebaiknya konsultasikan ke dokter gigi jika bau mulut:

  • tetap muncul meski kamu sudah rutin membersihkan gigi dan lidah,
  • sering muncul meskipun tidak makan makanan beraroma kuat,
  • disertai gusi mudah berdarah atau membengkak,
  • disertai sakit gigi,
  • terdapat banyak karang gigi, atau
  • terasa menetap dalam waktu lama.

NHS menyarankan pemeriksaan ke dokter gigi jika bau mulut tidak membaik setelah beberapa minggu melakukan perawatan mandiri atau jika disertai gusi nyeri, berdarah, bengkak, maupun sakit gigi.

Jika kamu berada di BSD atau Tangerang Selatan, pemeriksaan dapat dilakukan di The Smile Orthodontic & Aesthetic Dental Clinic. Untuk topik bau mulut yang dicurigai berhubungan dengan kondisi gusi atau penumpukan karang gigi, salah satu rekomendasi dokternya adalah drg. Dickson Benellie, Sp.Perio, FICD, dokter gigi spesialis periodonsia di The Smile yang menangani perawatan gusi, penyakit periodontal, scaling, dan jaringan pendukung gigi.

Tujuan pemeriksaan bukan sekadar membuat napas terasa lebih segar, tetapi mencari apakah ada masalah di gigi, gusi, atau rongga mulut yang perlu ditangani.

Pertanyaan Seputar Bau Mulut Setelah Makan Pete

1. Apa cara tercepat menghilangkan bau mulut setelah makan pete?

Jika memungkinkan, minum air putih lalu bersihkan gigi, sela gigi, dan lidah. Bila sedang di luar rumah dan belum bisa menyikat gigi, permen karet bebas gula dapat digunakan sebagai solusi sementara.

2. Apakah sikat gigi bisa langsung menghilangkan bau pete?

Sikat gigi membantu membersihkan sisa makanan dan plak, tetapi tidak selalu cukup. Sela gigi dan permukaan lidah juga perlu dibersihkan karena bagian tersebut dapat menyimpan sisa makanan dan bakteri.

3. Apakah mouthwash efektif menghilangkan bau pete?

Mouthwash bisa membantu, tetapi hasilnya tergantung jenis produk. ADA membedakan cosmetic mouthwash yang terutama memberikan efek segar sementara dengan therapeutic mouthrinse yang memiliki bahan aktif untuk membantu mengontrol masalah seperti plaque, gingivitis, dan bau mulut.

4. Kenapa bau mulut tidak hilang meski sudah sikat gigi?

Bisa karena sela gigi atau lidah belum dibersihkan. Jika bau mulut terus terjadi meskipun kebersihan mulut sudah dijaga, perlu dipertimbangkan kemungkinan masalah seperti karang gigi, gigi berlubang, penyakit gusi, atau kondisi mulut lainnya.

5. Kapan harus periksa ke dokter gigi?

Jika bau mulut berlangsung terus, sering muncul tanpa dipicu makanan beraroma kuat, atau disertai gusi berdarah, gusi bengkak, dan sakit gigi, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter gigi.

Referensi

  1. American Dental Association (ADA) — Mouthrinse (Mouthwash)
    https://www.ada.org/resources/ada-library/oral-health-topics/mouthrinse-mouthwash
  2. American Dental Association (ADA) — Types of Mouthrinse
    https://www.ada.org/resources/ada-library/oral-health-topics/mouthrinse-mouthwash/data/Mouthwash/Types-of-Mouthrinse
  3. American Dental Association (ADA) — Mouthrinse: Information for Patients
    https://www.ada.org/resources/ada-library/oral-health-topics/mouthrinse-mouthwash/data/Mouthwash/Information-for-Patients
  4. American Dental Association (ADA) — Home Oral Care
    https://www.ada.org/resources/ada-library/oral-health-topics/home-oral-care/
  5. National Institute of Dental and Craniofacial Research (NIDCR) — Periodontal (Gum) Disease
    https://www.nidcr.nih.gov/health-info/gum-disease

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *