Artikel ditinjau oleh: drg. Hanaria Putri Sari Effrianto, Sp.Ort
Invisalign dan retainer sama-sama berbentuk alat lepasan transparan yang dipakai di gigi, tapi keduanya punya fungsi berbeda. Invisalign digunakan untuk menggerakkan gigi ke posisi ideal, sedangkan retainer dipakai setelah perawatan ortodonti untuk menjaga gigi tetap stabil. Agar tidak bingung, mari kita bahas lebih jelas perbedaan Invisalign dan retainer dari segi fungsi, tujuan perawatan, desain, lama pemakaian, hingga biayanya.
Apa Itu Invisalign?

Invisalign adalah teknologi ortodontik berupa aligner bening yang dirancang khusus dengan teknologi 3D printing. Pasien menggunakan serangkaian aligner yang diganti setiap 1–2 minggu untuk memindahkan gigi sedikit demi sedikit. Invisalign hampir tidak terlihat, bisa dilepas saat makan dan sikat gigi, dan umumnya dipakai 20–22 jam sehari. Cocok untuk pasien yang ingin merapikan gigi secara estetis tanpa behel logam yang mencolok.
Apa Itu Retainer?

Retainer adalah alat ortodontik yang dipakai setelah selesai perawatan dengan behel atau Invisalign. Fungsinya bukan untuk menggeser gigi, melainkan menjaga posisi gigi yang sudah rapi agar tidak bergeser kembali. Retainer bisa berbentuk lepasan (plastik transparan atau kawat dengan akrilik) maupun permanen (kawat tipis yang ditempel di belakang gigi).
Perbedaan Invisalign dan Retainer
Ada beberapa perbedaan antara invisalign dengan retainer, seperti:
1. Fungsi
- Invisalign: Menggeser gigi secara bertahap hingga ke posisi yang diinginkan.
- Retainer: Menahan gigi agar tetap stabil setelah perawatan ortodonti selesai.
2. Tujuan Perawatan
- Invisalign: Merapikan gigi, memperbaiki gigitan, dan memperbaiki estetika senyum.
- Retainer: Mencegah gigi kembali bergeser ke posisi semula (relaps).
3. Pergerakan Gigi
- Invisalign: Memberikan tekanan lembut pada gigi sehingga terjadi pergeseran.
- Retainer: Tidak menggerakkan gigi, hanya menjaga posisi.
4. Lama Pemakaian
- Invisalign: Dipakai rata-rata 12–18 bulan (tergantung kasus).
- Retainer: Dipakai dalam jangka panjang, minimal 6–12 bulan penuh pasca perawatan, lalu biasanya hanya saat malam hari.
5. Bentuk dan Desain
- Invisalign: Tray transparan yang diganti berkala.
- Retainer: Bisa berupa tray transparan (mirip Invisalign), kawat-akrilik (Hawley retainer), atau kawat permanen di belakang gigi.
6. Tahap Penggunaan
- Invisalign: Digunakan selama tahap perawatan aktif.
- Retainer: Digunakan setelah tahap perawatan aktif selesai, sebagai tahap retensi.
7. Biaya
- Invisalign: Lebih mahal karena dibuat custom digital, memerlukan serangkaian aligner.
- Retainer: Lebih murah, tetapi tetap wajib dipakai untuk mempertahankan hasil perawatan.
Kenapa Pasang Invisalign dan Retainer Butuh Spesialis Ortodonti?
Invisalign dan retainer bukan sekadar alat transparan biasa. Agar hasil maksimal, pemasangan dan evaluasi harus ditangani oleh spesialis ortodonti. Spesialis ortodonti mampu merencanakan pergerakan gigi dengan presisi, serta menentukan jadwal dan jenis retainer yang tepat agar hasil perawatan bertahan lama.
Rekomendasi Klinik Gigi Ortodonti di Tangerang Selatan

Kalau kamu tinggal di BSD atau Pamulang, Tangerang Selatan, kamu bisa konsultasi langsung ke The Smile Orthodontic & Aesthetic Dental Clinic untuk pasang invisalign atau retainer. Klinik gigi spesialis ortodonti dan estetik ini punya dokter berpengalaman dan berlokasi strategis berada di depan Pasar Modern BSD dan dekat Pamulang.
Hubungi admin via WhatsApp di 087712000300 sekarang untuk cek jadwal dokter!
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
- Apakah setelah Invisalign tetap harus pakai retainer?
Ya, semua pasien tetap harus memakai retainer untuk menjaga posisi gigi yang sudah rapi. - Berapa lama harus menggunakan retainer pasca perawatan?
Minimal 6–12 bulan penuh, kemudian bisa dilanjutkan hanya malam hari sesuai anjuran dokter. - Apakah aligner terakhir bisa digunakan sebagai retainer?
Tidak disarankan. Aligner terakhir tidak dirancang untuk retensi jangka panjang, sehingga kurang efektif menahan gigi. - Apa risiko jika tidak memakai retainer?
Risikonya gigi bisa bergeser kembali (relaps) ke posisi semula, sehingga hasil perawatan hilang. - Bagaimana cara membersihkan retainer dengan benar?
Bersihkan dengan sikat lembut dan air mengalir setiap habis dipakai. Hindari air panas atau pasta gigi abrasif karena bisa merusak material.
Sumber Rujukan:
- Verywell Health. (2024). How does Invisalign straighten teeth? Diakses pada 25 Agustus 2025 dari https://www.verywellhealth.com/how-does-invisalign-work-8673844
- Healthline. (2025). Aligners vs. braces: Pros and cons. Diakses pada 25 Agustus 2025 dari https://www.healthline.com/health/aligners-vs-braces
- University of Iowa College of Dentistry and Dental Clinics. (2025). Traditional Braces vs. Invisalign: What the ADA and NIH say. Diakses pada 25 Agustus 2025 dari https://dentistry.uiowa.edu/news/2025/05/traditional-braces-vs-invisalign-what-ada-and-nih-say
- Moresca, R. (2018). Orthodontic treatment time: Can it be shortened? Dental Press Journal of Orthodontics, 23(6), 90–105. https://doi.org/10.1590/2177-6709.23.6.090-105.sar

