Artikel ditinjau oleh: drg. Raedi Mahardika, Sp.BMM
Gigi bungsu sering disebut sebagai “gigi terakhir” yang tumbuh di dalam rongga mulut. Banyak orang penasaran apakah semua orang pasti punya gigi ini, kapan biasanya tumbuh, dan kenapa sering bermasalah. Gigi bungsu bisa menjadi topik yang membingungkan karena tiap orang punya kondisi berbeda. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu gigi bungsu, jumlah normalnya, hingga fakta menarik yang perlu diketahui.
Apa Itu Gigi Bungsu?
Gigi bungsu adalah gigi geraham ketiga yang posisinya berada di paling belakang pada rahang atas dan bawah. Melansir dari Cleveland Clinic, biasanya, gigi ini mulai tumbuh di usia 17–25 tahun, meski pada beberapa orang bisa muncul lebih lambat.
Fungsi awal gigi bungsu sebenarnya sama dengan gigi geraham lain, yaitu membantu mengunyah makanan. Namun, seiring evolusi manusia, rahang kita menjadi lebih kecil sehingga ruang untuk gigi bungsu sering terbatas. Hal ini yang menyebabkan gigi bungsu sering menimbulkan masalah.
Apakah Semua Orang Punya Gigi Bungsu?
Jawabannya: tidak semua orang punya gigi bungsu. Beberapa faktor yang memengaruhi, yakni:
- Genetik: Ada orang yang secara alami tidak memiliki benih gigi bungsu sejak lahir.
- Evolusi: Karena pola makan manusia modern lebih lunak dibanding nenek moyang, gigi bungsu tidak lagi “dibutuhkan”. Akibatnya, semakin banyak orang yang tidak menumbuhkannya.
- Variasi individu: Ada yang tumbuh lengkap empat, ada yang hanya dua, bahkan ada yang sama sekali tidak punya.
Jadi, kalau kamu tidak punya gigi bungsu, itu bukan masalah medis serius.
Baca juga: Apakah Operasi Gigi Bungsu Sakit?
Gigi Bungsu Ada Berapa?

Normalnya, jumlah gigi bungsu adalah empat buah, yaitu dua di atas dan dua di bawah. Tapi jumlah ini bisa bervariasi, seperti:
- Lengkap empat buah: Paling umum, tapi sering menimbulkan masalah karena ruang rahang terbatas.
- Kurang dari empat: Ada yang hanya tumbuh satu atau dua saja.
- Lebih dari empat: Melansir dari Cleveland Clinic, kondisi langka ini disebut supernumerary, yaitu jumlah gigi lebih banyak dari biasanya.
- Tidak tumbuh sama sekali: Bisa karena memang tidak ada benih gigi, atau karena gigi tertanam di dalam gusi/rahang.
Gigi Bungsu Seperti Apa?

Ciri-ciri gigi bungsu yang bisa dikenali:
- Letaknya paling belakang di rahang atas dan bawah.
- Muncul biasanya di usia remaja akhir hingga dewasa muda (17–25 tahun).
- Kadang tumbuh tegak seperti gigi lain, tapi sering juga miring atau hanya keluar sebagian.
Bentuknya serupa dengan gigi geraham lain, tapi ukurannya bisa lebih kecil.
Fakta tentang Gigi Bungsu
Kenapa gigi bungsu sering dianggap “biang masalah”? Berikut alasannya:
- Impaksi: Gigi tumbuh miring atau terhalang gigi lain sehingga terjebak di dalam gusi.
- Nyeri dan bengkak: Karena tekanan di rahang atau infeksi di sekitar gigi.
- Sulit dibersihkan: Letaknya paling belakang membuat sisa makanan mudah terselip dan meningkatkan risiko gigi berlubang.
- Gangguan rahang: Melansir dari NHS, pada kasus tertentu, posisi gigi bungsu bisa mendorong gigi lain hingga menyebabkan gigi berjejal.
Fakta menarik lainnya: ada orang yang gigi bungsunya tumbuh normal tanpa masalah, tapi ada juga yang harus segera dicabut karena nyeri.
Kapan Harus ke Dokter Gigi?

Kamu sebaiknya periksa ke dokter gigi jika mengalami:
- Gigi bungsu tumbuh miring dan menekan gigi sebelahnya.
- Nyeri berulang di bagian belakang rahang.
- Gusi bengkak, merah, atau muncul nanah.
- Sulit membuka mulut atau mengunyah makanan.
Penanganan bisa berupa obat pereda nyeri, tindakan pembersihan, hingga pencabutan gigi bungsu bila memang perlu.
Baca juga: Kenapa Gigi Bungsu Harus Dicabut?
Sebagai kesimpulan, ada tiga poin penting yang bisa kamu ingat:
- Tidak semua orang punya gigi bungsu, karena dipengaruhi genetik dan evolusi.
- Jumlah normalnya empat, tapi bisa kurang atau bahkan tidak ada sama sekali.
- Gigi bungsu sering menimbulkan masalah karena letaknya di belakang dan ruang rahang terbatas.

Kalau kamu tinggal di BSD atau Pamulang, Tangerang Selatan; dan punya masalah gigi bungsu, kamu bisa konsultasi langsung ke dokter spesialis bedah mulut di The Smile Orthodontic & Aesthetic Dental Clinic. Klinik gigi spesialis ortodonti dan estetik dengan dokter berpengalaman ini berada di depan Pasar Modern BSD dan dekat Pamulang.
Hubungi admin via WhatsApp di 087712000300 sekarang untuk cek jadwal dokter!
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
- Apakah gigi bungsu selalu harus dicabut?
Tidak selalu. Jika tumbuh normal tanpa menimbulkan masalah, gigi bungsu bisa dibiarkan. - Apa tanda gigi bungsu bermasalah?
Biasanya terasa nyeri, gusi bengkak, sulit membuka mulut, atau gigi sebelahnya terdorong. - Kenapa gigi bungsu sering sakit?
Karena ruang di rahang sempit, sehingga gigi sering tumbuh miring atau hanya muncul sebagian. - Bisa nggak gigi bungsu tumbuh lagi setelah dicabut?
Tidak bisa. Setelah dicabut, gigi bungsu tidak akan tumbuh kembali. - Bagaimana cara mencegah masalah gigi bungsu?
Rutin periksa ke dokter gigi sejak remaja, menjaga kebersihan mulut, dan segera periksa kalau ada rasa nyeri di belakang rahang.
Sumber Rujukan
- Cleveland Clinic. (2023). Wisdom Teeth (Third Molars). Diakses pada 25 Agustus 2025, dari https://my.clevelandclinic.org/health/body/23223-wisdom-teeth
- Mayo Clinic. (2023). Wisdom teeth removal. Diakses pada 25 Agustus 2025, dari https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/wisdom-tooth-extraction/about/pac-20395268
- NHS UK. (2023). Wisdom tooth removal. Diakses pada 25 Agustus 2025, dari https://www.nhs.uk/tests-and-treatments/wisdom-tooth-removal/

