Apakah Semua Orang Punya Gigi Bungsu? Cek Jumlah dan Faktanya!

Artikel ditinjau oleh: drg. Raedi Mahardika, Sp.BMM

Gigi bungsu tidak tumbuh berkali-kali. Setiap gigi bungsu hanya mengalami satu proses pertumbuhan dan erupsi sebagai gigi permanen. Namun, seseorang dapat memiliki hingga empat gigi bungsu yang muncul pada waktu berbeda. Kondisi ini sering membuat seseorang merasa gigi bungsunya tumbuh dua, tiga, atau bahkan empat kali.

Tidak semua orang memiliki empat gigi bungsu. Ada yang hanya memiliki satu atau dua, ada yang giginya tertanam di dalam rahang, dan ada pula yang sejak awal tidak memiliki benih gigi bungsu.

Apakah Semua Orang Punya Gigi Bungsu?

Jawabannya: tidak semua orang punya gigi bungsu. Beberapa faktor yang memengaruhi, yakni:

  • Genetik: Ada orang yang secara alami tidak memiliki benih gigi bungsu sejak lahir.
  • Evolusi: Karena pola makan manusia modern lebih lunak dibanding nenek moyang, gigi bungsu tidak lagi “dibutuhkan”. Akibatnya, semakin banyak orang yang tidak menumbuhkannya.
  • Variasi individu: Ada yang tumbuh lengkap empat, ada yang hanya dua, bahkan ada yang sama sekali tidak punya.

Jadi, kalau kamu tidak punya gigi bungsu, itu bukan masalah medis serius.

Baca juga: Apakah Operasi Gigi Bungsu Sakit? 

Apa Itu Gigi Bungsu?

Gigi bungsu adalah gigi geraham ketiga yang posisinya berada di paling belakang pada rahang atas dan bawah. Melansir dari Cleveland Clinic, biasanya, gigi ini mulai tumbuh di usia 17–25 tahun, meski pada beberapa orang bisa muncul lebih lambat.

Secara fungsi, gigi bungsu dapat membantu mengunyah jika tumbuh tegak, memiliki pasangan gigitan, sehat, dan mudah dibersihkan. Masalah biasanya muncul ketika ruang rahang tidak cukup atau arah tumbuh gigi tidak normal.

American Dental Association menjelaskan bahwa gigi geraham ketiga umumnya mulai muncul pada usia 17 sampai 21 tahun. Mayo Clinic menggunakan rentang yang lebih luas, yaitu sekitar 17 sampai 25 tahun.

Apakah Semua Orang Punya Gigi Bungsu?

Tidak semua orang memiliki empat gigi bungsu. Sebuah systematic review dan meta-analysis tahun 2026 memperkirakan sekitar 23% populasi dunia tidak memiliki setidaknya satu benih gigi geraham ketiga. Angka tersebut berbeda cukup besar antarwilayah dan populasi.

Ada dua kondisi yang sering dianggap sama, padahal berbeda.

1. Benih gigi bungsu tidak terbentuk

Kondisi ini disebut agenesis. Gigi tidak akan muncul karena sejak awal tidak terdapat benih gigi di dalam rahang.

2. Gigi bungsu ada, tetapi tidak keluar

Gigi dapat tertanam seluruhnya atau hanya keluar sebagian. Kondisi ini dikenal sebagai impaksi gigi bungsu.

Karena itu, seseorang tidak dapat memastikan bahwa dirinya tidak punya gigi bungsu hanya karena giginya tidak terlihat. Pemeriksaan dokter gigi dan foto rontgen panoramik dapat membantu mengetahui jumlah, posisi, serta arah tumbuhnya.

Gigi Bungsu Ada Berapa?

Secara umum, seseorang dapat memiliki hingga empat gigi bungsu:

  • satu di rahang kanan atas;
  • satu di rahang kiri atas;
  • satu di rahang kanan bawah;
  • satu di rahang kiri bawah.

Namun, jumlah aktual setiap orang dapat berbeda.

KondisiPenjelasan
Memiliki empat gigiSeluruh benih gigi bungsu terbentuk
Memiliki satu sampai tigaSebagian benih gigi tidak terbentuk atau sudah dicabut
Tidak terlihat di mulutGigi mungkin belum keluar atau mengalami impaksi
Tidak memiliki sama sekaliSeluruh benih gigi bungsu tidak terbentuk

Jumlah dan posisi yang sebenarnya lebih akurat dinilai melalui pemeriksaan radiografi, bukan hanya dari gigi yang terlihat di dalam mulut.

Gigi Bungsu Seperti Apa?

kenapa gigi bungsu harus dicabut

Ciri-ciri gigi bungsu yang bisa dikenali:

  • Letaknya paling belakang di rahang atas dan bawah.
  • Muncul biasanya di usia remaja akhir hingga dewasa muda (17–25 tahun).
  • Kadang tumbuh tegak seperti gigi lain, tapi sering juga miring atau hanya keluar sebagian.

Bentuknya serupa dengan gigi geraham lain, tapi ukurannya bisa lebih kecil.

Sampai Umur Berapa Gigi Bungsu Tumbuh?

Gigi bungsu paling sering muncul pada usia akhir remaja sampai pertengahan usia 20-an. Namun, usia tersebut bukan batas mutlak. Sebagian gigi dapat:

  • keluar lebih lambat;
  • hanya keluar sebagian;
  • tetap tertanam di dalam tulang;
  • tidak pernah terbentuk;
  • tidak menimbulkan gejala meskipun mengalami impaksi.

Jika gigi bungsu belum terlihat setelah usia 25 tahun, hal tersebut tidak otomatis berarti benih giginya tidak ada. Dokter gigi dapat melakukan pemeriksaan dan, bila diperlukan, rontgen panoramik untuk memastikan kondisinya. NHS juga menjelaskan bahwa gigi bungsu dapat menimbulkan masalah pada usia berapa pun, terutama jika hanya keluar sebagian atau tidak memiliki cukup ruang.

Fakta tentang Gigi Bungsu

Kenapa gigi bungsu sering dianggap “biang masalah”? Berikut alasannya:

  • Impaksi: Gigi tumbuh miring atau terhalang gigi lain sehingga terjebak di dalam gusi.
  • Nyeri dan bengkak: Karena tekanan di rahang atau infeksi di sekitar gigi.
  • Sulit dibersihkan: Letaknya paling belakang membuat sisa makanan mudah terselip dan meningkatkan risiko gigi berlubang.
  • Gangguan rahang: Melansir dari NHS, pada kasus tertentu, posisi gigi bungsu bisa mendorong gigi lain hingga menyebabkan gigi berjejal.

Fakta menarik lainnya: ada orang yang gigi bungsunya tumbuh normal tanpa masalah, tapi ada juga yang harus segera dicabut karena nyeri.

Kapan Harus ke Dokter Gigi?

Tips yang bisa membantu kamu mengatasi rasa takut ke dokter gigi.

Kamu sebaiknya periksa ke dokter gigi jika mengalami:

  • Gigi bungsu tumbuh miring dan menekan gigi sebelahnya.
  • Nyeri berulang di bagian belakang rahang.
  • Gusi bengkak, merah, atau muncul nanah.
  • Sulit membuka mulut atau mengunyah makanan.

Penanganan bisa berupa obat pereda nyeri, tindakan pembersihan, hingga pencabutan gigi bungsu bila memang perlu.

Baca juga: Kenapa Gigi Bungsu Harus Dicabut?

Sebagai kesimpulan, ada tiga poin penting yang bisa kamu ingat:

  1. Tidak semua orang punya gigi bungsu, karena dipengaruhi genetik dan evolusi.
  2. Jumlah normalnya empat, tapi bisa kurang atau bahkan tidak ada sama sekali.
  3. Gigi bungsu sering menimbulkan masalah karena letaknya di belakang dan ruang rahang terbatas.

klinik gigi di bsd, serpong, dan pamulang

Kalau kamu tinggal di BSD atau Pamulang, Tangerang Selatan; dan punya masalah gigi bungsu, kamu bisa konsultasi langsung ke dokter spesialis bedah mulut di The Smile Orthodontic & Aesthetic Dental Clinic. Klinik gigi spesialis ortodonti dan estetik dengan dokter berpengalaman ini berada di depan Pasar Modern BSD dan dekat Pamulang. 

Hubungi admin via WhatsApp di 087712000300 sekarang untuk cek jadwal dokter!

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah gigi bungsu bisa tumbuh dua kali?

Tidak. Satu gigi bungsu hanya berkembang dan tumbuh satu kali sebagai gigi permanen. Keluhan kedua dapat berasal dari gigi bungsu lain atau peradangan yang muncul kembali.

Mengapa gigi bungsu sakit berkali-kali?

Nyeri berulang dapat terjadi ketika gigi hanya keluar sebagian. Gusi di sekitarnya dapat mengalami peradangan atau menahan sisa makanan dan plak.

Apakah gigi bungsu bisa tumbuh setelah usia 25 tahun?

Bisa. Usia 17 sampai 25 tahun merupakan rentang umum, bukan batas mutlak. Sebagian gigi dapat keluar lebih lambat atau tetap tertanam.

Apakah semua orang mempunyai empat gigi bungsu?

Tidak. Sebagian orang mempunyai kurang dari empat karena satu atau lebih benih gigi tidak terbentuk.

Bagaimana mengetahui gigi bungsu tidak ada atau tertanam?

Pemeriksaan mulut saja belum selalu cukup. Dokter dapat menggunakan foto rontgen panoramik untuk melihat benih dan posisi gigi.

Apakah gigi bungsu tumbuh lagi setelah dicabut?

Gigi yang sudah dicabut tidak tumbuh kembali. Namun, gigi bungsu lain pada sisi rahang yang berbeda masih dapat muncul.

Apakah gigi bungsu impaksi pasti harus dioperasi?

Tidak selalu. Gigi impaksi yang sehat dan tidak menimbulkan penyakit dapat dipantau. Operasi dipertimbangkan jika ditemukan gejala, infeksi, kerusakan, atau masalah klinis lain.

Sumber Rujukan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *