Artikel ini direview oleh: drg. Inggrid Trusty Wiselyana
Menjaga kebersihan mulut dan gigi sangat penting untuk kesehatan jangka panjang. Dua alat yang paling umum digunakan untuk membersihkan sela-sela gigi adalah dental floss atau benang gigi dan water flosser atau alat pembersih mulut elektrik.
Kedua alat ini memiliki tujuan yang sama, yaitu menghilangkan plak, sisa makanan, dan bakteri di area yang sulit dijangkau oleh sikat gigi. Namun, banyak orang bingung memilih antara dental floss dan water flosser. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, jadi mana yang lebih baik?
Mari kita bandingkan dental floss dan water flosser untuk membantu kamu memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhanmu.
Apa Itu Dental Floss?
Dental floss adalah benang tipis yang digunakan untuk membersihkan sela-sela gigi. Fungsinya adalah untuk menghilangkan plak dan sisa makanan yang terjebak di tempat-tempat yang tidak dapat dijangkau dengan sikat gigi biasa. Benang gigi biasanya terbuat dari nylon atau PTFE (polytetrafluoroethylene), dan dapat digunakan dengan cara memasukannya ke sela-sela gigi dengan gerakan hati-hati.
Apa Itu Water Flosser?
Water flosser adalah alat yang menggunakan semburan air bertekanan untuk membersihkan sela-sela gigi. Water flosser memiliki nozzle yang mengarahkan air ke daerah gigi dan gusi, sehingga bisa menghilangkan sisa makanan dan plak. Alat ini umumnya mudah digunakan dan cocok bagi mereka yang memiliki gusi sensitif.
Kelebihan dan Kekurangan Dental Floss
Kelebihan Dental Floss:
- Efektif Menghilangkan Plak
Menurut American Dental Association, Dental floss terbukti efektif dalam menghilangkan plak yang menumpuk di sela-sela gigi, yang merupakan penyebab utama gigi berlubang dan penyakit gusi.
- Hemat dan Praktis
Benang gigi mudah ditemukan dan lebih terjangkau harganya dibandingkan dengan water flosser. Selain itu, benang gigi bisa digunakan kapan saja dan di mana saja.
- Mudah Digunakan
Dental floss tidak memerlukan pengaturan atau perawatan yang rumit. Kamu hanya perlu memotong sedikit benang, memasukkannya ke sela-sela gigi, dan membersihkannya dengan gerakan yang benar.
Kekurangan Dental Floss:
- Sulit Untuk Beberapa Orang
Beberapa orang merasa kesulitan menggunakan benang gigi, terutama jika memiliki tangan yang tidak lincah atau masalah mobilitas.
- Menggunakan Teknik yang Benar
Jika digunakan dengan cara yang salah, dental floss bisa melukai gusi dan menyebabkan pendarahan. Selain itu, harus hati-hati agar tidak merusak gusi atau gigi.
Kelebihan dan Kekurangan Water Flosser
Kelebihan Water Flosser:
- Mudah Digunakan
Water flosser sangat mudah digunakan, bahkan bagi mereka yang kesulitan menggunakan dental floss. Cukup arahkan nozzle ke sela gigi, dan semburan air akan membersihkan area tersebut.
- Cocok untuk Gusi Sensitif
Water flosser lebih lembut pada gusi, sehingga cocok digunakan oleh mereka yang memiliki gusi sensitif atau sedang dalam perawatan ortodontik seperti kawat gigi.
- Lebih Cepat
Penggunaan water flosser biasanya lebih cepat karena bisa mencakup banyak area dalam satu waktu dibandingkan dengan benang gigi yang harus digunakan pada tiap sela-sela gigi secara satu per satu.
Kekurangan Water Flosser:
- Harga Lebih Mahal
Water flosser jauh lebih mahal daripada dental floss dan memerlukan perawatan rutin untuk menjaga fungsinya.
- Perlu Listrik
Water flosser membutuhkan daya listrik atau baterai untuk beroperasi, yang dapat menjadi kendala di tempat tanpa sumber daya listrik atau saat bepergian.
- Tidak Sepenuhnya Menggantikan Dental Floss
Meskipun water flosser sangat baik dalam membersihkan plak di permukaan gigi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa water flosser mungkin tidak seefektif dental floss dalam menghilangkan plak dari garis gusi dan di sela gigi yang lebih sempit.
Mana yang Lebih Baik, Dental Floss atau Water Flosser?

Menurut kami di The Smile Orthodontic & Aesthetic Dental Clinic, baik dental floss maupun water flosser punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pilihan terbaik sangat bergantung pada kebutuhan pribadi dan preferensi masing-masing orang.
- Jika kamu mau lebih terjangkau, sederhana, dan efektif dalam membersihkan sela-sela gigi, dental floss mungkin pilihan yang tepat untukmu.
- Namun, jika kamu memiliki gusi sensitif, kawat gigi, atau kesulitan menggunakan benang gigi, water flosser bisa menjadi pilihan yang lebih nyaman dan mudah.
Penting untuk dicatat bahwa kedua alat ini tidak saling menggantikan, tetapi bisa digunakan bersama untuk hasil yang optimal. Menggunakan dental floss untuk membersihkan sela-sela gigi yang lebih rapat dan water flosser untuk merawat gusi dan area yang lebih sulit dijangkau bisa memberikan manfaat maksimal untuk kesehatan mulutmu.
Sebagai kesimpulan, dental floss dan water flosser keduanya memiliki keunggulan dalam menjaga kebersihan mulut, namun pilihan antara keduanya tergantung pada kebutuhan individu. Keduanya merupakan tambahan yang bermanfaat untuk rutinitas kebersihan mulutmu, dan dalam banyak kasus, menggunakan keduanya bersama-sama adalah solusi terbaik.
Referensi:
- Mayo Clinic Staff. (2025, 29 Januari). Dental floss vs. water flosser: Which is better? Mayo Clinic. Diakses 15 Januari 2026, dari https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/expert-answers/dental-floss/faq-20058112
- American Dental Association. (n.d.). Flossing. MouthHealthy. Diakses 15 Januari 2026, dari https://www.mouthhealthy.org/all-topics-a-z/flossing
- Whelan, C. (2023, 19 Mei). Waterpik vs. flossing: Pros and cons. Healthline. Diakses 15 Januari 2026, dari https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/waterpik-vs-flossing

