Artikel ditinjau oleh: drg. Hanaria Putri Sari Effrianto, Sp.Ort
Jika Anda sedang mempertimbangkan perawatan ortodonti, mungkin muncul pertanyaan: apakah behel metal bagus? Jawabannya, ya. Behel metal masih menjadi pilihan yang efektif untuk merapikan gigi dan memperbaiki berbagai masalah gigitan. Namun, “bagus” bukan berarti selalu menjadi pilihan terbaik untuk setiap orang. Jenis behel sebaiknya dipilih berdasarkan kondisi gigi, kebutuhan perawatan, kebersihan mulut, preferensi estetika, dan hasil pemeriksaan dokter gigi atau spesialis ortodonti.
Systematic review dalam European Journal of Orthodontics yang menganalisis 20 uji klinis dengan 1.470 pasien menunjukkan bahwa perawatan menggunakan fixed orthodontic appliances efektif memperbaiki susunan dan hubungan gigitan. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa jenis bracket atau teknik tertentu tidak otomatis menghasilkan hasil lebih baik pada semua kasus.
Apa Itu Behel Metal?
Behel metal atau kawat gigi metal adalah alat ortodonti cekat yang menggunakan bracket logam yang ditempelkan pada permukaan gigi, kemudian dihubungkan dengan archwire atau kawat ortodonti. Pada behel metal konvensional, kawat biasanya ditahan menggunakan ligature atau karet elastik kecil.
Tekanan yang diberikan secara terkontrol membantu menggerakkan gigi secara bertahap ke posisi yang direncanakan dokter. Karena alatnya bersifat cekat, pasien tidak dapat melepasnya sendiri selama perawatan.
Baca juga: Ciri Gigi Butuh Behel
Apa Kelebihan Behel Metal?
1. Dapat Digunakan untuk Berbagai Masalah Susunan Gigi
Behel metal dapat digunakan pada banyak kondisi ortodonti, seperti gigi berjejal, gigi renggang, maupun masalah hubungan gigitan. Namun, tingkat kompleksitas setiap kasus berbeda sehingga kebutuhan perawatan tetap harus ditentukan melalui pemeriksaan langsung.
2. Materialnya Kuat
Bracket metal mempunyai sifat mekanik yang kuat untuk menyalurkan gaya selama proses pergerakan gigi. Systematic review mengenai material bracket juga menunjukkan bahwa bracket metal memiliki karakteristik mekanik lebih baik dibandingkan sejumlah material bracket berbasis polimer.
3. Pergerakan Gigi Dapat Dikontrol Secara Bertahap
Karena bracket dan kawat berada pada gigi sepanjang waktu, dokter dapat menyesuaikan gaya pada setiap tahap perawatan. Kontrol rutin tetap diperlukan untuk mengevaluasi pergerakan gigi dan kondisi jaringan di sekitarnya.
4. Sudah Lama Digunakan dalam Ortodonti
Behel metal merupakan salah satu sistem fixed appliance yang digunakan secara luas sehingga prinsip perawatan dan pengelolaannya telah banyak diteliti.
Baca juga: Perbedaan Behel dan Aligner
Apa Kekurangan Behel Metal?
Behel metal lebih terlihat dibandingkan bracket keramik atau clear aligner. Selain itu, bracket dan kawat menciptakan lebih banyak area yang perlu dibersihkan secara teliti.
Penelitian menunjukkan bahwa fixed appliance dapat membuat pengendalian plak dan kesehatan gusi lebih menantang. White spot lesion atau area awal demineralisasi enamel juga dapat muncul apabila kebersihan mulut dan pencegahan karies tidak dijaga. Karena itu, menyikat gigi dengan teknik yang tepat, menggunakan pasta gigi berfluoride, membersihkan sela gigi, dan menjalani kontrol rutin sangat penting.
Rasa tidak nyaman juga dapat muncul setelah pemasangan atau penyesuaian kawat. Systematic review pada 2023 menemukan bahwa rasa nyeri pada tahap awal perawatan fixed appliance umumnya meningkat setelah aktivasi, kemudian berkurang seiring waktu.
Jika Anda mempunyai riwayat alergi terhadap logam, terutama nikel, sampaikan kepada dokter sebelum pemasangan agar pemilihan material dapat dipertimbangkan secara individual.
Behel Metal atau Clear Aligner, Mana yang Lebih Bagus?
Tidak ada satu jenis alat ortodonti yang selalu paling baik untuk semua pasien.
Clear aligner lebih tidak terlihat dan dapat dilepas saat makan atau membersihkan gigi. Sejumlah penelitian juga menemukan keuntungan clear aligner pada beberapa parameter kesehatan gusi dibandingkan fixed appliance.
Sebaliknya, behel metal dapat digunakan pada berbagai pola pergerakan gigi dan tidak bergantung pada kedisiplinan pasien untuk memakai alat selama sejumlah jam setiap hari.
Pilihan terbaik sebaiknya ditentukan setelah dokter menilai posisi gigi, hubungan rahang, kesehatan gusi, kebutuhan ruang, serta tujuan perawatan Anda.
Konsultasi Behel Metal dengan Dokter Gigi di BSD, Tangerang Selatan

Pertimbangkan pemeriksaan apabila gigi terlihat berjejal, renggang, maju, posisi gigitan terasa tidak nyaman, atau Anda ingin mengetahui apakah behel metal cocok untuk kondisi Anda.
Jika Anda mencari dokter gigi di BSD untuk konsultasi behel, The Smile Orthodontic & Aesthetic Dental Clinic berlokasi di Serpong, Tangerang Selatan dan menyediakan layanan pemasangan behel. Salah satu dokter yang menangani bidang ortodonti di The Smile adalah drg. Hanaria Putri Sari Effrianto, Sp.Ort, dokter gigi spesialis ortodonti lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia.
Pemeriksaan langsung penting karena pilihan jenis behel, durasi perawatan, dan target pergerakan gigi tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan foto atau keluhan.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah behel metal bagus untuk gigi berjejal?
Ya, behel metal dapat digunakan untuk menangani banyak kasus gigi berjejal. Namun, tingkat keparahan crowding dan kebutuhan ruang perlu diperiksa terlebih dahulu oleh dokter.
Apakah behel metal sakit?
Rasa ngilu atau tidak nyaman dapat muncul setelah gigi mulai menerima gaya ortodonti. Keluhan tersebut umumnya bersifat sementara dan dapat berbeda pada setiap pasien.
Berapa lama memakai behel metal?
Durasi pemakaian berbeda pada setiap pasien karena dipengaruhi kompleksitas kasus, respons biologis, rencana perawatan, dan kepatuhan melakukan kontrol. Dokter dapat memberikan estimasi yang lebih sesuai setelah melakukan pemeriksaan.
Referensi
- Papageorgiou SN, et al. Occlusal outcome of orthodontic treatment: a systematic review with meta-analyses of randomized trials. European Journal of Orthodontics. 2024. Available from: https://academic.oup.com/ejo/article/46/1/cjad066/7454956 (accessed August 24, 2026).
- Ramasundaram S, et al. Comparing the mechanical properties of the polymer orthodontic bracket materials with the conventional orthodontic bracket materials: A systematic review. Dental Research Journal. 2024. Available from: https://journals.lww.com/dental-research-journal/fulltext/2024/21000/comparing_the_mechanical_properties_of_the_polymer.7.aspx (accessed August 24, 2026).
- Inauen DS, et al. Pain profile during orthodontic levelling and alignment with fixed appliances reported in randomized trials: a systematic review with meta-analyses. Clinical Oral Investigations. 2023. Available from: https://link.springer.com/article/10.1007/s00784-023-05131-5 (accessed August 24, 2026).
- Sonesson M, Twetman S. Prevention of white spot lesions with fluoride varnish during orthodontic treatment with fixed appliances: a systematic review. European Journal of Orthodontics. 2023. Available from: https://academic.oup.com/ejo/article/45/5/529/7199321 (accessed August 24, 2026).
- Llera-Romero AS, et al. Periodontal health status, oral microbiome, white-spot lesions and oral health related quality of life—clear aligners versus fixed appliances: a systematic review, meta-analysis and meta-regression. Korean Journal of Orthodontics. 2023. Available from: https://doi.org/10.4041/kjod23.111 (accessed August 24, 2026).

