Artikel ditinjau oleh: drg. Hanaria Putri Sari Effrianto, Sp.Ort
Behel adalah alat ortodontik tradisional berupa kawat dan bracket yang dipasang permanen untuk merapikan gigi, sedangkan aligner adalah pelat bening transparan yang bisa dilepas-pasang dan hampir tidak terlihat. Keduanya sama-sama berfungsi memperbaiki susunan gigi, tetapi berbeda dari segi tampilan, kenyamanan, biaya, hingga lama perawatan. Artikel ini akan membantu kamu memahami perbedaan behel dan aligner, sehingga lebih mudah memilih mana yang cocok untuk kebutuhanmu.
Apa Itu Behel?

Behel (braces) merupakan alat ortodontik yang dipasang permanen pada gigi dengan menggunakan bracket dan kawat. Behel memberikan tekanan konstan untuk menggeser gigi sedikit demi sedikit ke posisi yang benar. Behel efektif untuk berbagai kondisi, mulai dari gigi berjejal, celah lebar, hingga maloklusi kompleks seperti overbite, underbite, crossbite, dan openbite.
Apa Itu Aligner?

Aligner adalah alat ortodontik modern berupa tray plastik transparan yang dibuat khusus sesuai bentuk gigi pasien. Aligner dipakai secara bertahap, biasanya diganti setiap 1–2 minggu, untuk memindahkan gigi ke posisi yang lebih rapi. Karena dapat dilepas-pasang, aligner lebih fleksibel, nyaman, dan hampir tidak terlihat. Aligner biasanya lebih cocok untuk kasus ringan hingga sedang, walaupun teknologi terbaru kini dapat menangani kasus lebih beragam.
7 Perbedaan Behel dan Aligner
Berikut ini beberapa perbedaan behel dan aligner, yakni:
1. Tampilan
Behel terlihat jelas, terutama jenis logam. Meski ada pilihan keramik atau sapphire braces yang lebih estetik, bracket tetap tampak menempel pada gigi. Melansir dari IOWA College of Dentistry and Dental Clinics, aligner nyaris tidak terlihat karena terbuat dari plastik transparan.
2. Kenyamanan
Behel bisa menyebabkan sariawan atau iritasi di mulut akibat gesekan kawat dan bracket. Aligner lebih halus dan nyaman, meski tetap bisa menimbulkan rasa tidak nyaman sementara saat gigi bergeser.
3. Lepas-Pasang
Behel bersifat permanen dan hanya bisa dilepas oleh dokter ortodonti setelah perawatan selesai. Aligner bisa dilepas saat makan, minum (selain air putih), atau saat menyikat gigi, sehingga lebih fleksibel.
4. Kebersihan
Melansir dari Healthline, behel lebih sulit dibersihkan karena banyak sela di antara bracket dan kawat, sehingga risiko plak dan karies meningkat jika kebersihan mulut kurang terjaga. Aligner lebih mudah dibersihkan karena bisa dilepas, dan pasien tetap bisa menyikat gigi seperti biasa.
5. Biaya
Behel umumnya lebih terjangkau dibanding aligner. Biaya behel bervariasi tergantung jenis (metal, ceramic, self-ligating), sementara aligner cenderung lebih mahal karena teknologi digital dan aligner custom.
6. Disiplin Pasien
Behel bekerja otomatis karena terpasang permanen. Aligner membutuhkan kedisiplinan tinggi: harus dipakai minimal 20–22 jam per hari. Jika sering dilepas, hasilnya bisa tidak optimal.
7. Lama Perawatan
Behel biasanya memakan waktu 18–24 bulan, tergantung tingkat kesulitan kasus. Melansir dari Verywell Health, aligner bisa lebih singkat, sekitar 12–18 bulan untuk kasus ringan hingga sedang, tetapi untuk kasus kompleks behel lebih efektif.
Kenapa Pasang Behel dan Aligner Butuh Spesialis Ortodonti?
Meskipun perawatan ortodontik bisa ditawarkan oleh dokter gigi umum, hasil terbaik akan dicapai jika kamu ditangani oleh spesialis ortodonti. Spesialis ortodonti menempuh pendidikan tambahan 2–3 tahun khusus mempelajari pergerakan gigi dan rahang, sehingga lebih berpengalaman dalam menangani kasus kompleks dan memastikan hasil perawatan tidak hanya rapi secara estetika tetapi juga sehat secara fungsi.
Rekomendasi Klinik Gigi Ortodonti di Tangerang Selatan

Kalau kamu tinggal di BSD atau Pamulang, Tangerang Selatan, kamu bisa konsultasi langsung ke The Smile Orthodontic & Aesthetic Dental Clinic, klinik gigi spesialis ortodonti dan estetik dengan dokter berpengalaman. Berlokasi strategis berada di depan Pasar Modern BSD dan dekat Pamulang.
Hubungi admin via WhatsApp di 087712000300 sekarang untuk cek jadwal dokter!
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
- Apakah aligner lebih mahal dari behel?
Ya, pada umumnya aligner lebih mahal daripada behel karena proses pembuatan custom dengan teknologi digital dan material khusus. - Apakah aligner bisa memundurkan gigi tonggos?
Bisa, untuk kasus ringan hingga sedang. Namun, untuk kasus tonggos yang parah biasanya dokter lebih merekomendasikan behel. - Apa efek samping memakai aligner gigi?
Efek samping yang umum antara lain rasa tidak nyaman di awal pemakaian, gigi terasa goyang sementara, atau sedikit gangguan bicara sementara. - Berapa lama aligner bisa merapikan gigi?
Rata-rata 12–18 bulan, tergantung kondisi dan kedisiplinan pasien dalam memakai aligner. - Berapa lama gigi pakai behel?
Umumnya 18–24 bulan, tapi bisa lebih lama jika kasusnya kompleks.
Sumber Rujukan:
- Jones, H. (2024, 29 Agustus). How does Invisalign straighten teeth? Verywell Health. Diakses pada 25 Agustus 2025, dari https://www.verywellhealth.com/how-does-invisalign-work-8673844 Verywell Health
- Gillette, H. (2025, 22 April). Aligners vs. braces: Pros and cons. Healthline. Diakses pada 25 Agustus 2025, dari https://www.healthline.com/health/aligners-vs-braces Healthline
- University of Iowa College of Dentistry and Dental Clinics. (2025, 30 Mei). Traditional Braces vs. Invisalign: What the ADA and NIH say. University of Iowa. Diakses pada 25 Agustus 2025, dari https://dentistry.uiowa.edu/news/2025/05/traditional-braces-vs-invisalign-what-ada-and-nih-say dentistry.uiowa.edu

