Pasang behel di ortho membutuhkan diagnosis dan perencanaan yang tepat.

Mau Pasang Behel di Ortho? Ini yang Perlu Diperhatikan!

Artikel Ditinjau oleh: drg. Hanaria Putri Sari Effrianto, Sp.Ort

Pasang behel di ortho atau dokter gigi spesialis ortodonti penting karena perawatan behel tidak hanya bertujuan membuat susunan gigi terlihat lebih lurus. Dokter juga perlu mengatur arah pergerakan gigi, posisi akar, kondisi jaringan penyangga, hingga hubungan gigitan gigi atas dan bawah.

Tanpa diagnosis dan perencanaan yang tepat, pergerakan gigi dapat berjalan tidak sesuai tujuan perawatan. Akibatnya, pasien bisa merasa gigi tidak rapi setelah behel, gigi terlihat semakin maju, atau hubungan gigitan justru belum membaik.

Menurut drg. Hanaria Putri Sari Effrianto, Sp.Ort, Spesialis Ortodonti di TheSmile Orthodontic & Aesthetic Dental Clinic, perawatan ortodonti membutuhkan kontrol pergerakan gigi yang presisi dan tidak cukup hanya dengan menarik gigi supaya lurus.

Kenapa Tidak Bisa Sekadar Memasang Behel agar Gigi Lurus?

Posisi gigi yang terlihat dari luar hanyalah salah satu bagian yang perlu diperhatikan selama perawatan ortodonti.

Di bawah gusi terdapat akar gigi, tulang rahang, serta jaringan periodontal yang menopang gigi. Saat behel memberikan gaya pada gigi, struktur-struktur tersebut ikut terlibat dalam proses pergerakan.

Karena itu, pemeriksaan ortodonti perlu melihat kondisi secara menyeluruh. American Association of Orthodontists menjelaskan bahwa pemeriksaan langsung dan radiografi dapat memberikan informasi yang tidak terlihat hanya melalui foto atau pemindaian permukaan, termasuk kondisi akar gigi dan struktur di bawah gusi.

Baca juga: Selain Behel, Apa yang Bisa Merapikan Gigi?

4 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Pasang Behel

Sebelum menentukan bagaimana gigi akan digerakkan, dokter spesialis ortodonti dapat mempertimbangkan beberapa hal berikut.

1. Posisi Akar Gigi

Dokter tidak hanya melihat mahkota gigi yang tampak di dalam mulut. Posisi dan kondisi akar juga perlu diperhitungkan ketika merencanakan arah pergerakan gigi.

2. Kondisi Tulang dan Gusi

Gigi bergerak melalui jaringan tulang yang menopangnya. Kondisi kesehatan gusi dan jaringan periodontal juga penting sebelum dan selama perawatan ortodonti.

AAO menyebutkan bahwa kesehatan periodontal perlu dievaluasi karena pergerakan gigi pada kondisi periodontal yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko masalah seperti resesi gusi atau gangguan pada jaringan penyangga gigi.

3. Susunan Gigi Secara Keseluruhan

Dokter perlu menentukan gigi mana yang membutuhkan ruang, arah pergerakannya, dan bagaimana perubahan satu gigi dapat memengaruhi gigi lainnya.

Inilah sebabnya rencana perawatan setiap pasien bisa berbeda meskipun bentuk gigi pada awalnya tampak serupa.

4. Hubungan Gigitan Gigi Atas dan Bawah

Tujuan ortodonti bukan hanya menghasilkan deretan gigi yang terlihat rapi dari depan.

Hubungan antara gigi atas dan bawah atau oklusi juga harus diperhatikan. Misalnya, open bite merupakan kondisi ketika sebagian gigi atas dan bawah tidak bertemu saat mulut menutup.

Diagnosis open bite sendiri dapat melibatkan faktor dental, skeletal, dan jaringan lunak sehingga perencanaannya tidak menggunakan pendekatan yang sama pada semua pasien.

Baca juga: Cara Mengatasi Sakit Behel

Kenapa Hasil Perawatan Behel Bisa Tidak Sesuai Harapan?

Keluhan seperti hasil perawatan behel tidak bagus tidak selalu berarti masalahnya hanya pada jenis bracket yang digunakan.

Perawatan ortodonti dipengaruhi oleh diagnosis awal, biomekanika atau cara gaya diberikan untuk menggerakkan gigi, kondisi jaringan pendukung, kepatuhan pasien, serta monitoring selama proses perawatan.

Karena satu pergerakan dapat memengaruhi posisi gigi lain dan hubungan gigitan, kontrol berkala juga penting agar dokter dapat mengevaluasi respons gigi terhadap perawatan.

Dengan kata lain, keberhasilan perawatan bukan ditentukan hanya oleh “pakai behel atau tidak”, tetapi juga bagaimana pergerakan gigi tersebut direncanakan dan dikontrol.

Pasang Behel di Dokter Spesialis Ortodonti BSD

rekomendasi klinik gigi dokter ortodonti

Jika sedang mempertimbangkan pemasangan behel atau merasa gigi tidak rapi setelah behel, pemeriksaan langsung dapat membantu mengetahui kondisi gigi dan gigitan secara lebih menyeluruh.

TheSmile Orthodontic & Aesthetic Dental Clinic memiliki dokter gigi spesialis ortodonti (Sp.Ort) yang berfokus pada diagnosis, perencanaan, dan perawatan masalah susunan gigi serta hubungan rahang dan gigitan.

Sebelum menentukan perawatan, kondisi setiap pasien perlu dievaluasi terlebih dahulu sehingga rencana pergerakan gigi dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Referensi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *