Ini perbedaan behel dan aligner dari segi tampilan, kenyamanan, biaya, hingga lama perawatan. Baca panduan ini untuk memilih yang paling cocok.

Perbedaan Behel dan Aligner. Mana yang Lebih Cocok?

Artikel ditinjau oleh: drg. Hanaria Putri Sari Effrianto, Sp.Ort

Behel dan clear aligner sama-sama digunakan untuk menggerakkan gigi, tetapi cara penggunaannya berbeda. Behel menggunakan bracket dan kawat yang tetap terpasang selama perawatan, sedangkan clear aligner berupa tray transparan yang dapat dilepas dan perlu dipakai sesuai durasi yang ditentukan dokter.

Tidak ada pilihan yang otomatis lebih baik untuk semua orang. Pemilihan behel atau aligner sebaiknya mempertimbangkan diagnosis, jenis pergerakan gigi yang dibutuhkan, kondisi gigitan, kedisiplinan pasien, kebersihan mulut, aktivitas sehari-hari, serta preferensi estetika.

Behel vs Aligner

AspekBehelClear Aligner
BentukBracket dan kawat yang terpasang pada gigiTray transparan yang dibuat sesuai bentuk dan rencana pergerakan gigi
PemakaianTetap terpasang selama fase aktif perawatan dan dilepas oleh dokterDapat dilepas-pasang dan perlu digunakan sesuai durasi yang dianjurkan dokter
TampilanLebih terlihat, terutama pada behel metal. Tersedia pilihan estetik tertentuLebih samar karena menggunakan material transparan
Kedisiplinan PasienTidak bergantung pada pasien untuk memasang alat kembali setiap hariMembutuhkan kedisiplinan tinggi agar waktu pemakaian sesuai treatment plan
Saat MakanTetap digunakan, tetapi perlu lebih berhati-hati terhadap makanan keras atau lengketUmumnya dilepas saat makan, kemudian dipasang kembali setelah gigi dibersihkan
Kebersihan GigiMemerlukan teknik pembersihan lebih teliti di sekitar bracket dan kawatLebih mudah mengakses seluruh permukaan gigi karena tray dapat dilepas
KenyamananDapat menimbulkan tekanan, gesekan bracket, atau iritasi ringan pada jaringan mulutPermukaannya lebih halus, tetapi tetap dapat menimbulkan tekanan saat menggunakan tray baru
Jenis KasusDapat digunakan untuk berbagai jenis pergerakan dan masalah ortodontiDapat menangani banyak kasus, tetapi predictability beberapa jenis pergerakan dapat berbeda
BiayaBergantung pada jenis behel, kompleksitas kasus, dan treatment planBergantung pada sistem aligner, jumlah tray, kompleksitas kasus, dan kebutuhan refinement
Lama PerawatanBergantung pada kondisi awal, jenis pergerakan, dan respons terhadap perawatanBergantung pada kompleksitas kasus, treatment plan, dan kepatuhan penggunaan

Apa Itu Behel?

Perbandingan behel metal dan invisalign transparan

Behel (braces) merupakan alat ortodontik yang dipasang permanen pada gigi dengan menggunakan bracket dan kawat. Behel memberikan tekanan konstan untuk menggeser gigi sedikit demi sedikit ke posisi yang benar. Behel efektif untuk berbagai kondisi, mulai dari gigi berjejal, celah lebar, hingga maloklusi kompleks seperti overbite, underbite, crossbite, dan openbite.

Apa Itu Aligner?

Aligner adalah alat ortodontik modern berupa tray plastik transparan yang dibuat khusus sesuai bentuk gigi pasien.

Aligner adalah alat ortodontik modern berupa tray plastik transparan yang dibuat khusus sesuai bentuk gigi pasien. Aligner dipakai secara bertahap, biasanya diganti setiap 1–2 minggu, untuk memindahkan gigi ke posisi yang lebih rapi. Karena dapat dilepas-pasang, aligner lebih fleksibel, nyaman, dan hampir tidak terlihat. Aligner biasanya lebih cocok untuk kasus ringan hingga sedang, walaupun teknologi terbaru kini dapat menangani kasus lebih beragam.

Perbedaan Behel dan Aligner

Berikut ini beberapa perbedaan behel dan aligner, yakni:

1. Tampilan

Perbedaan yang paling mudah terlihat adalah estetika.

Behel metal menggunakan bracket dan kawat yang terlihat ketika berbicara atau tersenyum. Namun, tersedia pula pilihan braces yang lebih estetik seperti ceramic braces pada kondisi tertentu.

Clear aligner dibuat dari material transparan sehingga biasanya terlihat lebih samar ketika digunakan.

Bagi pasien dewasa atau orang yang sering berinteraksi dengan klien, kamera, maupun publik, faktor ini dapat menjadi pertimbangan penting.

2. Bisa atau Tidaknya Alat Dilepas

Behel merupakan fixed appliance sehingga pasien tidak dapat melepas-pasangnya sendiri.

Clear aligner dapat dilepas.

Hal ini memberikan fleksibilitas lebih ketika makan dan membersihkan gigi, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan yang lebih tinggi.

Jika Anda merasa akan sering lupa memasang kembali aligner setelah makan atau sering melepasnya dalam waktu lama, faktor tersebut harus dipertimbangkan ketika memilih perawatan.

3. Kebiasaan Makan

Pasien yang menggunakan braces biasanya dianjurkan lebih berhati-hati terhadap makanan yang sangat keras, lengket, atau dapat merusak bracket dan kawat.

Clear aligner dilepas ketika makan sehingga secara umum memberikan kebebasan lebih besar dalam memilih makanan.

Namun, setelah makan, gigi dan aligner tetap perlu dijaga kebersihannya sebelum tray digunakan kembali.

4. Kebersihan Gigi

Membersihkan gigi dengan braces memerlukan perhatian lebih karena plak dan sisa makanan dapat tertahan di sekitar bracket, wire, dan area yang sulit dijangkau.

Pasien dapat memerlukan sikat ortodonti, interdental brush, dental floss dengan teknik tertentu, atau alat lain yang direkomendasikan dokter.

Clear aligner dapat dilepas sehingga permukaan gigi lebih mudah diakses ketika menyikat dan membersihkan sela gigi.

Walaupun demikian, aligner bukan berarti otomatis membuat gigi bebas dari karies atau masalah gusi. Kebersihan gigi dan tray tetap harus dipertahankan dengan baik.

5. Kenyamanan

Baik braces maupun aligner dapat menyebabkan rasa tidak nyaman sementara karena keduanya bekerja dengan memberikan gaya untuk menggerakkan gigi.

Pada braces, beberapa pasien dapat mengalami:

  • rasa tertekan setelah adjustment;
  • gesekan bracket terhadap pipi;
  • kawat yang terasa mengganggu; atau
  • iritasi jaringan lunak.

Pada clear aligner, beberapa pasien dapat merasakan:

  • tekanan ketika menggunakan tray baru;
  • rasa ketat pada gigi;
  • perubahan bicara sementara; atau
  • iritasi ringan pada bagian tertentu dari tray atau attachment.

Jadi, aligner tidak berarti sama sekali tanpa rasa tidak nyaman.

6. Kedisiplinan Pasien

Ini salah satu pembeda terbesar.

Behel bekerja selama alat tetap terpasang pada gigi sehingga pasien tidak perlu mengingat untuk memasang alat kembali setiap hari.

Clear aligner bergantung lebih besar pada compliance.

Jika dokter meminta penggunaan sekitar 20–22 jam sehari, waktu pemakaian tersebut perlu dipenuhi agar pergerakan gigi tetap sesuai treatment plan.

Karena itu, pasien yang disiplin biasanya lebih sesuai mempertimbangkan sistem removable seperti clear aligner.

7. Jenis Pergerakan dan Kompleksitas Kasus

Teknologi clear aligner telah berkembang dan dapat digunakan pada semakin banyak jenis maloklusi.

Namun, tidak semua pergerakan gigi memiliki predictability yang sama.

Pada beberapa kondisi, dokter dapat membutuhkan:

  • attachment;
  • elastic;
  • interproximal reduction;
  • refinement;
  • auxiliary appliance;
  • kombinasi aligner dengan alat lain; atau
  • fixed appliance untuk memberikan kontrol tertentu.

Karena itu, pertanyaan yang lebih tepat bukan sekadar:

“Kasus saya ringan atau berat?”

melainkan:

“Pergerakan gigi apa yang dibutuhkan untuk mencapai hasil yang sehat dan stabil?”

Diagnosis tersebut baru dapat dilakukan setelah evaluasi ortodonti.

8. Biaya

Tidak ada aturan bahwa satu jenis perawatan selalu lebih murah.

Biaya ortodonti dapat dipengaruhi oleh:

  • kompleksitas kasus;
  • jenis braces;
  • sistem clear aligner;
  • jumlah aligner;
  • kebutuhan refinement;
  • lama perawatan;
  • prosedur tambahan;
  • kebutuhan alat tambahan; dan
  • kebijakan masing-masing klinik.

Karena itu, bandingkan total treatment plan, bukan sekadar harga alat pada awal perawatan.

Kenapa Pasang Behel dan Aligner Butuh Spesialis Ortodonti?

Meskipun perawatan ortodontik bisa ditawarkan oleh dokter gigi umum, hasil terbaik akan dicapai jika kamu ditangani oleh spesialis ortodonti. Spesialis ortodonti menempuh pendidikan tambahan 2–3 tahun khusus mempelajari pergerakan gigi dan rahang, sehingga lebih berpengalaman dalam menangani kasus kompleks dan memastikan hasil perawatan tidak hanya rapi secara estetika tetapi juga sehat secara fungsi.

Rekomendasi Klinik Gigi Ortodonti di Tangerang Selatan

Kalau kamu tinggal di BSD atau Pamulang, Tangerang Selatan, kamu bisa konsultasi langsung ke The Smile Orthodontic & Aesthetic Dental Clinic, klinik gigi spesialis ortodonti dan estetik dengan dokter berpengalaman. Berlokasi strategis berada di depan Pasar Modern BSD dan dekat Pamulang.

Hubungi admin via WhatsApp di 087712000300 sekarang untuk cek jadwal dokter!

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

  • Bagusan behel atau aligner?

Tidak ada yang otomatis lebih bagus. Pilihan terbaik bergantung pada diagnosis, jenis pergerakan gigi yang dibutuhkan, kondisi gigitan, kemampuan menjaga kebersihan, kedisiplinan, dan preferensi pasien.

  • Apakah aligner lebih cepat daripada behel?

Belum tentu. Pada beberapa kasus durasinya dapat serupa. Kompleksitas kasus, movement yang diperlukan, respons biologis dan kepatuhan pasien ikut menentukan lama perawatan.

  • Apakah aligner lebih mahal dari behel?

Tidak selalu. Total biaya bergantung pada jenis braces atau sistem aligner, kompleksitas treatment, refinement, alat tambahan, lama perawatan dan kebijakan klinik.

  • Apakah aligner bisa memperbaiki gigi tonggos?

Bisa pada sebagian kasus. Namun, penyebab dan tingkat protrusi perlu diperiksa terlebih dahulu karena tidak semua kondisi “tonggos” mempunyai diagnosis dan kebutuhan movement yang sama.

  • Apakah gigi gingsul bisa dirapikan dengan aligner?

Sebagian kasus dapat ditangani menggunakan aligner, tetapi dokter perlu mengevaluasi ruang, posisi mahkota dan akar gigi, serta movement yang diperlukan.

  • Berapa jam aligner harus dipakai?

Clear aligner umumnya digunakan sekitar 20–22 jam sehari atau sesuai instruksi dokter yang menangani. Penggunaan yang tidak konsisten dapat mengganggu tracking dan progres treatment.

  • Apakah clear aligner boleh dipakai saat makan?

Pada umumnya clear aligner dilepas ketika makan. Ikuti instruksi penggunaan dari dokter dan sistem aligner yang digunakan.

  • Apakah behel lebih sakit dari aligner?

Keduanya dapat menyebabkan rasa tidak nyaman sementara karena gigi sedang bergerak. Jenis ketidaknyamanan dapat berbeda antara fixed braces dan aligner.

  • Apakah setelah menggunakan aligner tetap perlu retainer?

Ya. Retainer dibutuhkan setelah active orthodontic treatment untuk membantu mempertahankan posisi gigi.

  • Apakah saya bisa memilih alat hanya berdasarkan harga?

Sebaiknya tidak. Perawatan ortodonti merupakan perawatan medis yang melibatkan pergerakan gigi dan perubahan gigitan. Diagnosis dan kesesuaian treatment seharusnya menjadi pertimbangan sebelum harga alat.

Referensi

2 thoughts on “Perbedaan Behel dan Aligner. Mana yang Lebih Cocok?”

  1. Pingback: 5 Cara Mengatasi Gigi Tonggos Berdasarkan Sumber Masalahnya - The Smile

  2. Pingback: Apa Itu Clear Aligner? Cara Kerja, Kelebihan, dan Kekurangannya - The Smile

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *